Ilustrasi tablet hormon luteinizing

Mengenal Hormon Luteinizing dan Fungsinya

Hormon luteinizing pada wanita mempunyai peran penting pada siklus menstruasi dan proses ovulasi, sedangkan bagi para pria fungsi hormon luteinizing ini adalah untuk memproduksi sel sperma.

Apa itu hormon luteinizing?

Hormon luteinizing adalah kependekan dari nama follicle stimulating Hormone, yaitu hormon yang memiliki peran penting untuk organ reproduksi terutama pada ovarium wanita dan pada testis pria. Berkat hormon inilah terjadi proses ovulasi pada wanita dan terbentuknya sel sperma pada pria yang kemudian Apabila kedua sel tersebut bertemu akan menghasilkan embrio. Tentunya hormon ini berperan penting dalam kehidupan manusia. 

Fungsi hormon Luteinizing pada wanita 

Hormon ini dilepaskan oleh kelenjar pituitari yang ada di dalam otak. Pada wanita, siklus menstruasi juga diatur oleh hormon ini, luteinizing bekerja dengan menjalankan peran yang berbeda, apabila siklus menstruasi wanita terjadi selama empat minggu, maka pada dua minggu pertama hormon ini menstimulasi folikel di indung telur untuk memproduksi hormon estradiol yaitu hormon seks pada wanita. 

Kemudian pada hari ke empat belas,  hormon luteinizing bertambah banyak sehingga terjadilah proses pelepasan sel telur, proses inilah yang dinamakan sebagai ovulasi, yaitu saat dimana seorang wanita berada pada masa subur, apabila berhubungan seks saat berada pada masa subur maka besar kesempatan akan terjadi kehamilan. 

Akan tetapi jika proses pembuahan sel telur oleh sperma tidak berhasil dibuahi maka akan terjadi peluruhan pada dinding rahim, proses inilah yang kita kenal sebagai menstruasi. 

Fungsi hormon Luteinizing pada pria

Hormon luteinizing pada pria berfungsi untuk menstimulasi sel leydig, sel ini kemudian bekerja untuk memproduksi hormon testosteron, hormon inilah yang bertugas menstimulasi tubuh pria untuk memproduksi sel sperma. 

Pada kondisi ini pula, apabila seorang pria sudah memasuki masa balighnya maka dia akan tumbuh dengan ciri fisik yang khas dimiliki pada gender pria, seperti suara yang dalam, berkumis dan jenggot, sarta bulu yang tumbuh pada badannya. 

Yang terjadi apabila hormon luteinizing memiliki kelainan

Apabila kadar hormon luteinizing pada tubuh terlalu tinggi atau terlalu rendah itu menjadi alarm bahwa tubuh anda mengalami gangguan kesehatan. 

Pada wanita, jika hormon ini diproduksi secara berlebih oleh tubuh maka kemungkinan ada masalah di bagian ovarium, dalam bahasa medis keadaan ini disebut dengan kegagalan ovarium primer. Hal ini bisa terjadi disebabkan karena fungsi hormon luteinizing yang tidak lagi bekerja dengan seharusnya, hal yang menjadi penyebab kondisi ini antara lain:

  • Ovarium tidak terbentuk dengan sempurna
  • Sindrom turner atau kelainan genetik
  • Memiliki riwayat penyakit autoimun
  • Adanya tumor pada ovarium
  • Memiliki pengalaman terpapar radiasi berlebih
  • Pernah melakukan kemoterapi
  • Polycystic ovary syndrome (PCOS) 

Lain halnya apabila tubuh kekurangan kadar hormon luteinizing, ini menandakan adanya kegagalan ovarium sekunder yaitu disebabkan karena kerusakan yang berada pada bagian tubuh di luar ovarium, seperti kelenjar pituitari, atau anoreksia. 

Leave a Comment